SORONG, PAPUA BARAT DAYA — Sebanyak 320 atlet dari 38 kontingen ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Gubernur Papua Barat Daya yang digelar di GOR Unimuda Sorong, Kabupaten Sorong. Kejuaraan tersebut resmi dibuka oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu pada Rabu (29/7/2026).
Para atlet yang mengikuti kompetisi tersebut berasal dari Papua Barat Daya, Papua, Papua Barat, dan Maluku. Kejuaraan berlangsung selama empat hari dan menjadi salah satu ajang untuk mengukur kemampuan sekaligus mencari bibit-bibit atlet pencak silat potensial dari kawasan Indonesia Timur.
Gubernur Elisa Kambu mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pencak silat tidak hanya berkaitan dengan prestasi olahraga, tetapi juga memiliki nilai budaya yang dapat membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta semangat persatuan generasi muda.
Ia berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet muda yang mampu membawa nama Papua Barat Daya dalam kompetisi tingkat regional, nasional hingga internasional. Sementara itu, Ketua IPSI Papua Barat Daya Adolof Kambuaya mengingatkan para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Sistem penilaian dalam kejuaraan tersebut juga telah menggunakan teknologi digital untuk mendukung proses pertandingan yang lebih transparan.
Kejuaraan ini sekaligus menunjukkan semakin berkembangnya pembinaan olahraga di Papua Barat Daya. Dengan kompetisi yang melibatkan ratusan atlet dari berbagai daerah, Sorong berpeluang menjadi salah satu pusat kegiatan olahraga dan pencarian talenta muda di kawasan Papua.