GARUT – Menjelang digelarnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang tinggal hitungan hari lagi, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut memastikan kesiapan kontingen telah mencapai tahap final. Ketua KONI Kabupaten Garut, Subhan Rohmansyah, mengungkapkan bahwa seluruh aspek teknis delegasi Garut sudah fixed 100 persen usai mengikuti pertemuan registrasi di Kabupaten Sumedang pekan lalu.
“Alhamdulillah, delegasi kita sudah fix 100 persen. Jumlah atlet tercatat sebanyak 527 orang, dengan jumlah pelatih dan official mencapai sekitar 800-an orang. Semua data mulai dari kebutuhan kendaraan, tim kesehatan, hingga pendampingan sudah dilaporkan secara teknis,” ujar Subhan dalam rapat koordinasi dengan Bupati Garut dan jajaran SKPD, Senin (28/9).
Subhan menjelaskan, rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mematangkan persiapan terakhir mengingat Porprov merupakan event pemerintah daerah di mana Pemkab bertindak sebagai pelaksana. Meskipun demikian, ia mengakui adanya kendala klasik yang dihadapi hampir semua kabupaten/kota, yakni efisiensi keuangan. Namun, hal tersebut dinilai tidak terlalu berdampak signifikan terhadap performa atlet Garut yang sudah terlatih dan terbiasa dengan kondisi tersebut.
Target Medali Meningkat Signifikan
KONI Garut menargetkan peningkatan prestasi yang drastis dibandingkan Porprov sebelumnya. Pada tahun 2022, Kontingen Garut berhasil meraih 30 medali emas dan menempati peringkat ke-22. Untuk Porprov kali ini, target dinaikkan menjadi minimal 50 medali emas.
“Jika kita bisa meraih 50 medali emas, insyaallah kita bisa masuk peringkat 8 besar. Namun, harapan kami lebih tinggi lagi, yaitu masuk 10 besar atau bahkan 5 besar. Saat ini, prediksi awal menunjukkan potensi capaian lebih dari 80 medali emas,” tambah Subhan.
Peningkatan target ini didukung oleh fenomena kembalinya atlet-atlet asli Garut yang selama ini berkarier di luar daerah. Banyak dari mereka kini kembali memperkuat kontingen Garut, sehingga menambah kekuatan skuad tuan rumah nanti.
Dukungan Logistik dan Akomodasi
Terkait dukungan logistik, Pemkab Garut akan memaksimalkan penggunaan kendaraan dinas yang dipinjamkan untuk mendukung transportasi cabang olahraga (cabor), termasuk untuk keperluan menuju venue di Bogor dan Bekasi. Aspek akomodasi, konsumsi, dan uang saku atlet juga sedang dalam proses finalisasi anggaran bersama KONI Pusat dan Korwil.
“Pembukaan Porprov akan diselenggarakan pada 7 November di Kota Bekasi, sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Kami yakin persiapan secara umum masih dalam trek dan tidak ada gangguan berarti,” tutup Subhan.
Dengan total delegasi yang besar dan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta masyarakat, Kontingen Garut bertekad mencetak sejarah baru dengan menembus papan atas klasemen akhir Porprov Jawa Barat.