Yuda Puja Turnawan Desak Pemkab Alokasikan APBD untuk Bangun Cath Lab dan Tambah Bed RSUD dr. Slamet

Facebook
WhatsApp
Telegram
X

GARUT – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Yuda Puja Turnawan, mendesak Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna meningkatkan fasilitas kesehatan di RSUD dr. Slamet. Fokus utama yang diusulkan adalah pembangunan Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk penanganan serangan jantung serta penambahan ruang rawat inap yang saat ini sangat terbatas.

Hal tersebut disampaikan Yuda usai melakukan rapat koordinasi dengan Dewan Pengawas RSUD, Kepala BPKAD Garut, dan anggota Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), serta melakukan inspeksi langsung ke rumah sakit, Senin (28/9).

Kesenjangan Kebutuhan dan Ketersediaan Bed

Yuda menyoroti adanya kesenjangan signifikan antara kebutuhan tempat tidur pasien dengan ketersediaan yang ada. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan ideal tempat tidur di Kabupaten Garut mencapai 2.900 unit. Sementara itu, total tempat tidur yang tersedia di seluruh fasilitas kesehatan di kabupaten baru sekitar 1.000-an, dengan rincian 383 bed berada di RSUD dr. Slamet.

“Kondisi IGD saat ini sangat memprihatinkan. Seperti yang disampaikan Direktur RSUD, pasien di IGD mencapai 90 orang, padahal kapasitasnya sangat terbatas. Ini terjadi karena kurangnya ketersediaan ruang rawat inap,” ujar Yuda.

Meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berencana menambah 80 bed sehingga total di RSUD menjadi 463 bed, Yuda menekankan bahwa penambahan jumlah bed harus diikuti dengan penyediaan ruangan fisik yang memadai. Ia mencatat masih adanya ruangan-ruangan lama yang terbengkalai dan berpotensi dioptimalkan.

Mendesak Pembangunan Cath Lab

Salah satu poin krusial yang diangkat Yuda adalah urgensi pembangunan Cath Lab. Ia mengungkapkan bahwa banyak pasien serangan jantung dari Garut yang akhirnya dirujuk ke Bandung karena ketidakmampuan RSUD dr. Slamet melakukan prosedur pemasangan ring jantung (stent).

“Bahkan Bupati sendiri beberapa waktu lalu mengalami serangan jantung. Seandainya kita punya Cath Lab, beliau tidak perlu dirujuk ke luar daerah. Harapan kami, operasi jantung bisa dilakukan di sini. Ini akan mendongkrak pendapatan RSUD dan mencegah kebocoran rujukan ke luar daerah,” jelasnya.

Yuda meminta Bupati Garut untuk “berdarah-darah” atau berupaya maksimal dalam mengeluarkan APBD untuk peningkatan fasilitas ini. Ia juga menyarankan pemanfaatan sumber dana lain, seperti Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), untuk mendukung pembangunan infrastruktur kesehatan.

Jangan Korbankan Layanan Obat Demi Infrastruktur

Yuda juga memberikan catatan penting terkait pengelolaan keuangan RSUD. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak membebani RSUD untuk membiayai belanja modal (pembangunan ruangan) dari pendapatan operasional rumah sakit.

“Kalau pendapatan RSUD dipaksa untuk membangun gedung, kasihan nanti yang berkurang adalah anggaran pembelian obat dan bahan medis habis pakai. Maka, intervensi APBD dari pemda sangat diperlukan agar RSUD lebih leluasa memperbaiki pelayanan,” tegasnya.

Perbaikan SDM dan Pelayanan Prima

Selain infrastruktur, Yuda juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menyambut baik rencana pelatihan Service Excellent bagi seluruh petugas RSUD untuk mengubah pola pikir (mindset) dan gestur pelayanan agar lebih ramah dan empatik kepada pasien.

“Kami ingin ada perubahan mindset. Gestur dan bahasa tubuh petugas harus mencerminkan sikap melayani. Dengan komunikasi yang efektif antara manajemen dan SDM, serta keterbukaan terhadap keluhan masyarakat, kami optimis pelayanan di RSUD dr. Slamet akan semakin optimal,” pungkasnya.

Artikel Lainnya

Yuda Puja Turnawan Desak Pemkab Alokasikan APBD untuk Bangun Cath Lab dan Tambah Bed RSUD dr. Slamet

GARUT – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Yuda Puja

Lonjakan Pasien di RSUD dr. Slamet Capai 90-an dari Kapasitas 47 Bed, DPRD dan Manajemen RS Evaluasi Pelayanan

GARUT – Menanggapi isu lonjakan jumlah pasien dan keluhan pelayanan

Bupati Garut: Seleksi Akhir 5 Komisioner BAZNAS 2026-2031 Tetap Mengutamakan Kualitas Wawancara

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan tanggapan terkait

Jelang Porprov Jawa Barat, KONI Garut Optimis Masuk 10 Besar Meski Kendala Anggaran Masih Mengintai

GARUT – Menjelang digelarnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat

Perempuan Bangsa PKB Garut Perkuat Basis Akar Rumput, Targetkan Kepengurusan Runtun Hingga Level RT/RW

GARUT – Pasca terpilihnya Novi Agustina, M.Si sebagai Ketua Perempuan

Kabupaten Garut Raih Tiga Juara di Ajang PENTAS PAI Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026

GARUT – Kabupaten Garut berhasil meraih tiga juara pada ajang

No data was found