Dr. Syaik Abdillah Resmi Dilantik sebagai Rektor IAIM Garut, Lanjutkan Sejarah Panjang Pendidikan Islam

Facebook
WhatsApp
Telegram
X

GARUT — Institut Agama Islam (IAI) Prof. K.H. Anwar Musaddad Garut memasuki babak baru dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi Islam. Dr. Syaik Abdillah, M.Ag., resmi dilantik sebagai rektor pada Selasa, 27 Oktober 2026, dalam momentum yang menjadi tonggak penting bagi keberlanjutan dan kemajuan institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Al-Musaddadiyah Garut.

Pelantikan tersebut tidak sekadar menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga membawa harapan baru untuk memperkuat kualitas akademik, meningkatkan daya saing perguruan tinggi, serta memperluas kontribusi kampus terhadap masyarakat.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu melanjutkan perjuangan panjang para pendiri Yayasan Al-Musaddadiyah dalam mengembangkan pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pengabdian kepada masyarakat.
Berawal dari Perjuangan Pendiri
Sejarah pendidikan tinggi di lingkungan Al-Musaddadiyah berawal dari berdirinya Yayasan Al-Musaddadiyah Garut pada 1975 oleh Prof. K.H. Anwar Musaddad bersama Hj. Atikah Musaddad dan keluarga.
Setahun kemudian, pada 1976, yayasan tersebut merintis pendidikan tinggi melalui Sekolah Persiapan IAIN (SP IAIN) sebagai upaya memperluas akses pendidikan keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Garut.
Perkembangan kelembagaan berlanjut dengan berdirinya Sekolah Tinggi Hukum Islam pada 1979 dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah pada 1989. Selanjutnya, pada 21 Agustus 1995, lembaga pendidikan tersebut melebur menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Musaddadiyah Garut berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 376 Tahun 1995.
Setelah melewati perjalanan panjang selama beberapa dekade, STAI Al-Musaddadiyah kembali mengalami transformasi kelembagaan pada 2026 menjadi Institut Agama Islam Prof. K.H. Anwar Musaddad berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 273 Tahun 2026.
Perubahan status menjadi institut membuka peluang pengembangan bidang keilmuan, penguatan tata kelola akademik, serta peningkatan peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan pendidikan dan pembangunan masyarakat.
Penggunaan nama Prof. K.H. Anwar Musaddad juga menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa, keteladanan, dan perjuangan tokoh ulama tersebut dalam membangun pendidikan Islam.
Perkuat Program Sarjana dan Pascasarjana
Dalam pengembangan akademiknya, IAIM Garut menyediakan berbagai pilihan program studi yang mencakup bidang pendidikan, hukum Islam, dan bisnis syariah.
Pada jenjang sarjana (S1), program studi yang tersedia meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Hukum Ekonomi Syariah (HESy/Muamalah), Hukum Keluarga Islam (HKI), serta Manajemen Bisnis Syariah (MBS).
Sementara itu, pada jenjang magister (S2), IAIM mengembangkan Program Studi Pendidikan Agama Islam yang menghasilkan lulusan bergelar Magister Pendidikan (M.Pd.).
Program magister tersebut disebut telah memperoleh izin operasional melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 126 Tahun 2026 dan tercatat memiliki status akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Keberadaan program pascasarjana diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi guru, tenaga pendidik, praktisi pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperdalam kompetensi profesional.
Tingkatkan Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi
Transformasi menjadi institut juga menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak kampus, IAIM Garut telah meraih akreditasi institusi dengan predikat Baik Sekali. Capaian tersebut menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik dan menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, berintegritas, serta memiliki akhlak mulia.
Di tengah perkembangan pendidikan tinggi di kawasan Priangan Timur, IAIM Garut diharapkan mampu memperkuat posisinya melalui peningkatan kualitas dosen, inovasi pembelajaran, pengembangan penelitian, dan perluasan kerja sama dengan berbagai pihak.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.
Kepemimpinan Baru, Harapan Baru
Pelantikan Dr. Syaik Abdillah, M.Ag., sebagai rektor menjadi awal dari tanggung jawab baru untuk membawa IAIM Prof. K.H. Anwar Musaddad Garut semakin berkembang.
Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga kesinambungan perjuangan para pendiri sekaligus menghadirkan pembaruan dalam pengelolaan perguruan tinggi, memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas lulusan, serta membangun kolaborasi yang lebih luas.
Dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman dan semangat pengabdian, IAIM Garut diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang berilmu, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat perjuangan tersebut sejalan dengan nilai yang diwariskan dalam pengembangan pendidikan Al-Musaddadiyah, yakni “Ilmu Amaliah, Amal Ilmiah.”
Nilai tersebut menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, sedangkan pengabdian perlu dilandasi ilmu, integritas, dan tanggung jawab.
Pelantikan rektor baru pun menjadi momentum untuk melanjutkan sejarah panjang pendidikan Islam di Kabupaten Garut, memperkuat keilmuan, serta membangun masa depan perguruan tinggi yang semakin berkualitas dan dipercaya masyarakat.
Selamat dan sukses kepada Dr. Syaik Abdillah, M.Ag., atas pelantikan sebagai Rektor IAIM Prof. K.H. Anwar Musaddad Garut.

Artikel Lainnya

Dr. Syaik Abdillah Resmi Dilantik sebagai Rektor IAIM Garut, Lanjutkan Sejarah Panjang Pendidikan Islam

GARUT — Institut Agama Islam (IAI) Prof. K.H. Anwar Musaddad

Fahad Fauzi Tak Maju Kembali, Muscab ke-XII GAPENSI Garut Siapkan Kepemimpinan Baru

GARUT — Badan Pimpinan Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia

Pemkab Garut Dorong Pengembangan RS Rotinsulu dan Pembangunan CMU RSUD dr. Slamet pada 2027

GARUT — Pemerintah Kabupaten Garut terus mematangkan upaya peningkatan kualitas

Dari Push Rank Sampai Raih Savage, Indosat 5G Bikin Mabar di Garut Tambah Seru

GARUT – Mau mabar di tempat hangout, push rank bareng

SMPN 1 Karangpawitan Gelar Festival Literasi, Perkuat Budaya Baca dan Kreativitas Siswa

GARUT — SMP Negeri 1 Karangpawitan, Kabupaten Garut, akan menggelar

Peduli Pendidikan Keagamaan, Kang Oleh Soleh Raih Penghargaan Tokoh Jawa Barat Pendukung Kemajuan Madrasah Diniyah

JAWA BARAT – Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Partai

No data was found