GARUT – Pasca terpilihnya Novi Agustina, M.Si sebagai Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Garut dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di Kantor DPC PKB Garut, Minggu (27/9/2026), sayap perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini langsung mencanangkan strategi penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Novi Agustina menegaskan bahwa kunci untuk meningkatkan elektabilitas dan perolehan kursi legislatif bagi perempuan di DPRD Kabupaten Garut terletak pada soliditas organisasi di level akar rumput. Saat ini, baru sekitar 45 persen Anak Cabang (Anca) Perempuan Bangsa yang terbentuk dari total 42 kecamatan di Garut.
“Target kami jelas, sebelum Pemilu 2029, seluruh 42 kecamatan harus memiliki Anak Cabang yang aktif. Tidak berhenti di situ, kami akan mendorong pembentukan pengurus hingga tingkat desa, bahkan menyentuh level RT dan RW,” ungkap Nopi, didampingi oleh Sekretaris Kiki Zakiah Derajat dan Bendahara Ayu Sa’diyah.
Strategi penetrasi hingga ke level RT/RW ini dinilai krusial untuk memudahkan komunikasi politik dan mobilisasi dukungan. Dengan struktur yang rapat, Perempuan Bangsa berharap dapat merekrut lebih banyak kader perempuan berkualitas yang siap bersaing dalam kontestasi pemilu mendatang.
Saat ini, representasi perempuan di DPRD Kabupaten Garut masih minim, yakni hanya satu orang dari total delapan anggota dewan. Melalui konsolidasi ini, Perempuan Bangsa menargetkan penambahan signifikan menjadi tiga kursi perempuan di periode berikutnya.
Dalam menjalankan amanah barunya, Novi juga mengumumkan program restrukturisasi kepengurusan yang bersifat inklusif. Ia berkomitmen untuk tetap mengakomodir pengurus lama yang dianggap sebagai “tiang-tiang” perjuangan organisasi, sambil membuka ruang bagi kader-kader baru yang memiliki visi sejalan dengan garis perjuangan Perempuan Bangsa dan PKB.
“Kami ingin membangun sinergi antara pengalaman pengurus lama dan energi segar dari kader baru. Ini semua demi satu tujuan: membesarkan organisasi dan memastikan suara perempuan Garut semakin kuat di parlemen,” tutup Novi.