GARUT — Prestasi membanggakan ditorehkan enam atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Garut yang berlaga dalam ajang Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2 Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh atlet yang dikirim berhasil membawa pulang medali dengan total raihan 13 medali, terdiri dari lima emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi SOIna Kabupaten Garut sekaligus membuktikan semangat, kerja keras, dan kemampuan para atlet dalam berkompetisi di tingkat nasional.
Sekretaris Umum (Sekum) SOIna Kabupaten Garut, Drs. H. Tito Sugito, MM., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh atlet yang telah berjuang dan memberikan hasil terbaik dalam ajang tersebut.
Menurutnya, keenam atlet yang mewakili Kabupaten Garut mampu menunjukkan prestasi dengan masing-masing memperoleh medali.
Adapun perolehan medali para atlet, yakni Zahra Bian meraih tiga medali emas. Kemudian Pitya memperoleh satu emas dan dua perak, sedangkan Revi meraih satu emas dan satu perak.
Selanjutnya, Maryani berhasil membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu. Nabil meraih satu perak dan satu perunggu, sementara Hilham memperoleh satu medali perunggu.
Dengan demikian, total perolehan medali atlet SOIna Kabupaten Garut mencapai 13 medali, yang terdiri dari lima emas, lima perak, dan tiga perunggu.
Tito menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, jajaran pengurus SOIna Kabupaten Garut, para orang tua atlet, serta seluruh masyarakat Garut yang telah memberikan dukungan dan doa.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang turut membantu perjuangan para atlet hingga mampu meraih prestasi membanggakan.
“Atas nama SOIna Kabupaten Garut, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendoakan perjuangan anak-anak kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan yang telah diberikan,” ungkapnya.
Keberhasilan keenam atlet tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para atlet SOIna lainnya untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan kemampuan, serta meraih prestasi di berbagai ajang olahraga.
Prestasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap atlet memiliki kesempatan untuk berkembang dan berprestasi apabila memperoleh dukungan, kesempatan, serta pembinaan yang tepat.
SOIna Kabupaten Garut berharap dukungan dari pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat dapat terus berlanjut guna mendorong kemajuan olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual di Kabupaten Garut.