GARUT — Prestasi gemilang ditorehkan Intan Padilah, siswi kelas VII-G SMP Negeri 1 Garut, yang berhasil meraih Juara 1 Olimpiade Pendidikan Agama Islam Nasional (OLPAIN) tingkat Provinsi Jawa Barat. Keberhasilan tersebut mengantarkannya menjadi wakil Jawa Barat untuk berkompetisi di tingkat nasional yang akan digelar di Lampung.
Siswi asal Kampung Batu Numpang, Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, ini membuktikan bahwa semangat belajar dan tekad untuk berprestasi mampu membawa pelajar dari wilayah selatan Garut bersaing di tingkat provinsi hingga memperoleh kesempatan tampil di kancah nasional.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 1 Garut sekaligus masyarakat Kabupaten Garut. Pasalnya, Intan berhasil melewati tahapan seleksi secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi, sebelum akhirnya memastikan diri melaju ke kompetisi nasional.
Intan merupakan anak kedua dari empat bersaudara, putri pasangan Jaka Lorensa dan Iis Munawaroh. Prestasi yang diraihnya diharapkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang pendidikan agama Islam, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat nasional.
Kepala SMPN 1 Garut, Rd. Yusup Satria Gautama, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan anak didiknya tersebut. Ia menilai pencapaian Intan merupakan hasil perjuangan yang patut dibanggakan karena telah membawa nama sekolah dan Kabupaten Garut ke tingkat yang lebih luas.
“Alhamdulillah, Intan bisa mengangkat nama baik SMPN 1 Garut dan Kabupaten Garut. Ia telah melewati seleksi dari tingkat kabupaten hingga provinsi dan sekarang melangkah ke tingkat nasional. Mudah-mudahan di tingkat nasional nanti Intan bisa kembali meraih juara,” ungkap Yusup.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk lingkungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kabupaten Garut. Sekolah pun berupaya memberikan dukungan agar Intan dapat menjalani persiapan secara optimal sebelum mengikuti kompetisi di Lampung.
Yusup berharap dukungan dari sekolah, keluarga, dan berbagai pihak dapat meningkatkan kepercayaan diri Intan dalam menghadapi persaingan nasional. Bahkan, pihak sekolah berkeinginan untuk mendampingi langsung apabila memungkinkan.
“Kami akan terus memberikan dukungan dan semangat kepada Intan. Kalau memungkinkan, kami juga ingin mendampingi langsung saat mengikuti ajang nasional di Lampung. Bagi kami, perjuangan siswa untuk meraih prestasi harus mendapat dukungan bersama,” tambahnya.
Sejumlah Siswa Torehkan Prestasi di Berbagai Bidang
Tidak hanya Intan Padilah, sejumlah siswa kelas VII SMPN 1 Garut juga berhasil menorehkan prestasi di berbagai bidang sepanjang Oktober 2026. Capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi peserta didik terus berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Khansa Hannan Gunawan, siswi kelas VII-H, berhasil menorehkan prestasi dalam ajang menulis tingkat nasional. Sementara itu, Muhammad Arkan Fadhillah atau yang akrab disapa Koko, sukses melangkah hingga babak semifinal dalam ajang Duta Pelajar Jawa Barat.
Prestasi membanggakan lainnya diraih Zikry, siswa kelas VII-J, yang berhasil menjadi Juara 1 Olimpiade Siswa Nasional (OSN) bidang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) tingkat Provinsi Jawa Barat.
Di bidang seni dan kreativitas, Dena Nur Aenunnisa dari kelas VII-F turut mengharumkan nama sekolah setelah meraih juara dalam ajang Fashion Show Batik Kreasi tingkat nasional.
Beragam pencapaian tersebut menjadi gambaran bahwa peserta didik memiliki potensi yang berbeda-beda dan perlu memperoleh ruang untuk berkembang. Pembinaan yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu para siswa mengasah kemampuan serta meningkatkan keberanian untuk mengikuti kompetisi di berbagai tingkatan.
Komite Sekolah Berikan Apresiasi
Ketua Komite SMPN 1 Garut, H. Delit Suparman, turut menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Intan. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan pencapaian yang layak diapresiasi sekaligus menjadi kebanggaan bersama bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat.
“Atas nama komite sekolah, kami mengucapkan selamat kepada Intan yang telah meraih Juara 1 OLPAIN tingkat Provinsi Jawa Barat dan akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri dan banggakan bersama,” ujar Delit.
Ia juga mengapresiasi kepala sekolah beserta jajaran yang terus memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kemampuan mereka, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Menurut Delit, pencapaian para siswa tidak terlepas dari pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan komite dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya prestasi.
Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada apresiasi terhadap siswa yang telah berhasil, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperluas kesempatan bagi peserta didik lainnya agar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Bagi SMPN 1 Garut, deretan prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan siswa. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mencakup penguatan nilai-nilai keagamaan, wawasan kebangsaan, kemampuan literasi, serta pengembangan seni dan budaya.
Kini, perhatian tertuju pada langkah Intan Padilah yang akan membawa nama Jawa Barat dalam kompetisi OLPAIN tingkat nasional di Lampung. Berbekal prestasi di tingkat provinsi dan dukungan dari berbagai pihak, ia diharapkan mampu memberikan hasil terbaik dalam ajang tersebut.
Perjalanan Intan dari Kampung Batu Numpang, Kecamatan Cibalong, menjadi inspirasi bahwa setiap pelajar memiliki kesempatan untuk meraih prestasi melalui kerja keras, ketekunan, dan dukungan lingkungan pendidikan.
SMPN 1 Garut pun berharap keberhasilan Intan bersama capaian siswa lainnya dapat memotivasi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, berani berkompetisi, dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Garut di berbagai ajang prestasi.