Bupati Garut Dorong Mahasiswa Manfaatkan Kesempatan Kuliah untuk Berkontribusi bagi Masyarakat

Facebook
WhatsApp
Telegram
X

GARUT — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong mahasiswa baru Universitas Garut (UNIGA) agar memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan hingga jenjang sarjana masih belum dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin saat menghadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Garut, Rabu (23/9/2026).
Abdusy Syakur yang juga merupakan mantan Rektor UNIGA mengatakan, mahasiswa yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi merupakan kelompok yang beruntung. Karena itu, mereka diharapkan tidak hanya mengejar gelar sarjana, tetapi juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap.
“Harus benar-benar bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas, baik dalam bidang pendidikan, pengetahuan, keterampilan maupun sikap,” ujar Abdusy Syakur.
Ia berharap peningkatan kualitas mahasiswa nantinya dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan produktivitas di lingkungan tempat tinggal mereka.
Menurutnya, jumlah masyarakat Kabupaten Garut yang dapat mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana masih relatif terbatas. Karena itu, peningkatan akses pendidikan tinggi menjadi salah satu hal yang perlu terus didorong.
Abdusy Syakur juga menjelaskan mengenai program bantuan pendidikan melalui skema satu desa satu sarjana. Program tersebut diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat Garut memperoleh pendidikan tinggi.
“Ini kita dorong dalam rangka untuk meningkatkan jumlah masyarakat Garut yang bisa meraih gelar sarjana,” katanya.
Ia menyebutkan, terdapat dua skema bantuan pendidikan yang dijalankan. Salah satunya berupa bantuan kuliah, sementara skema lainnya memberikan bantuan pendidikan kepada penerima hingga menyelesaikan pendidikan sarjana selama empat tahun.
Program tersebut, lanjutnya, juga terus dikembangkan dengan membuka peluang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Selain mahasiswa UNIGA, pemerintah daerah juga mempertimbangkan mahasiswa Garut yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi lainnya.
“Ke depan mahasiswa dari UIN, UPI dan kampus lainnya juga kemungkinan mendapatkan tambahan dukungan,” ujarnya.
Untuk pelaksanaan program tersebut, pemerintah daerah menyerahkan pengaturan penerima bantuan di masing-masing desa kepada instansi terkait, sehingga distribusinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan data mahasiswa yang memenuhi ketentuan.
Abdusy Syakur berharap para mahasiswa penerima kesempatan pendidikan tersebut kelak tidak hanya menjadi lulusan perguruan tinggi, tetapi mampu menjadi sumber daya manusia yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Garut.
“Pada akhirnya mereka diharapkan bisa memberikan dampak yang kuat kepada masyarakat sekitar, terutama dalam pendekatan produktivitas,” pungkasnya.

Artikel Lainnya

Hari Tani Nasional 2026, Dadan Arief Rahman : Membela Petani Berarti Memperkuat Fondasi Ketahanan Pangan Nasional

GARUT, 23 September 2026 — Peringatan Hari Tani Nasional 24

Pemkab Garut Dorong LASQI Perkuat Konsolidasi dan Kualitas Program Kerja

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Mia Herlina,

Ketua DPC PPP Garut Ayi Suryana SE Melayat ke Rumah Kader yang Meninggal di Cibatu

GARUT – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan

Putri Garut Phoenix Raih Runner Up AMP & ABPEDNAS Cup 2026, H. Amar Komarudin Beri Apresiasi

GARUT – Tim sepak bola putri asal Kabupaten Garut, Putri

UNIGA Gelar PKKMB 2026, 1.232 Mahasiswa Baru Ikuti Pengenalan Kehidupan Kampus

GARUT — Universitas Garut (UNIGA) menggelar Sidang Terbuka Senat Universitas

Bupati Garut Dorong Mahasiswa Manfaatkan Kesempatan Kuliah untuk Berkontribusi bagi Masyarakat

GARUT — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong mahasiswa baru

No data was found