GARUT – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah tokoh senior PPP sekaligus mantan Menteri Sosial RI, H. Bachtiar Chamsyah, S.E., meninggal dunia pada Kamis (24/9/2026).
Ketua DPC PPP Kabupaten Garut, Ayi Suryana, S.E., turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu tokoh senior partai tersebut.
Bachtiar Chamsyah dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, pada Kamis malam sekitar pukul 19.20 WIB. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah kader PPP, termasuk Ketua Umum PPP Mardiono.
Ayi Suryana menyampaikan bahwa wafatnya Bachtiar Chamsyah menjadi kehilangan bagi keluarga besar PPP. Sosok Bachtiar dikenal memiliki perjalanan panjang di dunia politik dan pemerintahan serta pernah menduduki posisi penting di PPP.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami keluarga besar PPP Kabupaten Garut turut berduka cita atas wafatnya Bapak H. Bachtiar Chamsyah. Semoga almarhum husnul khatimah, segala amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian ungkapan duka yang disampaikan Ayi Suryana.
Bachtiar Chamsyah merupakan politikus senior PPP yang pernah menjadi anggota DPR RI dan menjabat Menteri Sosial RI pada era Presiden Megawati Soekarnoputri serta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga pernah menjabat Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PPP.
Ketua Umum PPP Mardiono sebelumnya juga menyampaikan duka atas kepergian Bachtiar. Menurut Mardiono, Bachtiar dikenal konsisten memperjuangkan persoalan keumatan, termasuk dalam bidang sosial, ekonomi, budaya dan adat.
Jenazah Bachtiar Chamsyah rencananya disemayamkan di kawasan Setu, Tangerang Selatan, dan dimakamkan pada Jumat (25/9/2026) setelah salat Jumat.
Bagi keluarga besar PPP, kepergian Bachtiar Chamsyah menjadi bagian dari perjalanan panjang seorang kader yang telah mengabdikan diri di dunia politik, pemerintahan, serta bidang sosial kemasyarakatan.