GARUT – Terungkap fakta baru terkait insiden seorang pria yang terjatuh dari becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di Tanjakan Cilimus, Jl. Raya Bayongbong, kemarin, Selasa (29/09/26). Pria tersebut diketahui bernama Oman (82 thn), warga Kp. Tegal Parung, Desa Ciburuy, Kecamatan Bayongbong.
Berdasarkan konfirmasi lapangan, Oman tidak mengalami kecelakaan akibat kelalaian berkendara atau kerusakan alat. Sebaliknya, ia tiba-tiba pingsan karena kondisi fisik yang drop. Jarak tempuh yang cukup jauh untuk mengayuh/mengendarai becak listrik tersebut, ditambah dengan perut yang kosong, menjadi penyebab utama insiden tersebut.
“Diketahui Oman tidak memakan nasi kotak yang diberikan saat acara penyerahan di Pendopo. Nasi kotak tersebut adalah pemberian dari panitia yang sengaja diberikan kepada seluruh penerima bantuan becak gratis di Pendopo. Nasi tersebut justru disimpan dan dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga di rumah. Akibat berjalan jauh dalam keadaan lapar, kepalanya pusing hingga akhirnya pingsan dan terjatuh di Tanjakan Cilimus,” jelas Ade Rizal penanggungjawab bantuan becak listrik Prabowo yang menemui Oman di rumahnya, Rabu (30/09/2026).
Ade Rizal yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Garut sekaligus penanggung jawab distribusi becak listrik bantuan Presiden Prabowo kunjungi kediaman Oman sembari membawa bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk pengobatan sebagai bentuk kepedulian. Diketahui sesaat setelah Oman mengalami kecelakaan Oman bersama keluarganya melakukan pengobatan mandiri di klinik dan di RSUD dr Slamet, rencananya semua biaya pengobatan akan diganti.
Dalam kunjungannya, Ade Rizal juga mendapatkan informasi bahwa Oman telah mengabdikan dirinya sebagai pengemudi becak dari tahun 1970. Biasanya, Oman berangkat bersama lima orang rekan sesama warga Kp. Tegal Parung dan biasa mangkal di area Jl. Mandala Giri, Garut Kota.
Rencana Bantuan Lanjutan
Ade Rizal menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lepas tangan. Ia mengungkapkan bahwa Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), yang bertanggung jawab atas program pembagian becak listrik ini, berencana akan segera mengunjungi Oman secara langsung untuk memberikan bantuan lebih lanjut guna meringankan beban hidup sang pengemudi senior.
Insiden ini sekaligus menjadi evaluasi penting bagi panitia distribusi bantuan agar kedepannya memperhatikan aspek kesehatan dan logistik (konsumsi) bagi para penerima manfaat, terutama mereka yang berusia lanjut dan harus menempuh perjalanan jauh dari titik penyerahan.