GARUT — Anggota DPR RI Komisi I dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Oleh Soleh, S.H., menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan antara insan pers, pemerintah, serta para pemangku kebijakan dalam mendorong pembangunan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, pers tidak sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam menghubungkan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dengan pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.
Hal tersebut disampaikan Oleh Soleh saat bertemu dengan sejumlah insan pers di Kabupaten Garut, Sabtu (17/10/2026), di Rumah Makan Botram, Jalan Raya Bandung–Garut.
Ia menilai, keberadaan media sangat dibutuhkan agar berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui secara luas dan memperoleh perhatian dari pemerintah maupun lembaga terkait. Melalui pemberitaan, aspirasi masyarakat diharapkan tidak berhenti sebagai keluhan, melainkan dapat ditindaklanjuti menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.
Oleh Soleh menegaskan bahwa kerja sama antara media dan pemangku kebijakan merupakan kebutuhan dalam mewujudkan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia pun mengajak wartawan dan seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam mendorong kemajuan Kabupaten Garut, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, peningkatan kesejahteraan, serta pembangunan infrastruktur.
Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Oleh Soleh menegaskan bahwa tanggung jawabnya sebagai anggota DPR RI tidak terbatas pada kepentingan konstituen partai politik tertentu. Ia menyatakan dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang politik, suku, agama, ras, maupun wilayah.
Menurutnya, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat harus mendapat perhatian dan diteruskan melalui mekanisme pemerintahan sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
Ia menjelaskan bahwa persoalan yang diterimanya dapat disampaikan kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah desa, bergantung pada substansi dan kewenangan penanganannya.
Oleh Soleh juga menyoroti peran ketua RT sebagai unsur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Posisi tersebut dinilai penting karena ketua RT memahami kondisi lingkungan serta persoalan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan komunikasi yang terbuka antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat, ia berharap berbagai kebutuhan warga dapat teridentifikasi secara lebih tepat dan memperoleh penanganan sesuai kewenangan.
Minta Media Lokal Perhatikan Legalitas dan Kompetensi
Selain membahas sinergi pembangunan, Oleh Soleh turut mengingatkan pentingnya penguatan profesionalisme perusahaan media, khususnya media lokal dan pengelola portal berita daring di Kabupaten Garut.
Ia mendorong perusahaan pers untuk memperhatikan kelengkapan administrasi dan legalitas usaha sesuai ketentuan yang berlaku. Di samping itu, peningkatan kapasitas wartawan melalui pendidikan jurnalistik, pelatihan, serta sertifikasi kompetensi juga dinilai penting untuk menunjang kualitas pemberitaan.
Menurutnya, profesionalisme merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media. Wartawan juga perlu memahami kode etik jurnalistik dan ketentuan hukum yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pers.
Oleh Soleh mengingatkan bahwa pemberitaan yang menimbulkan keberatan dari pihak tertentu perlu ditangani melalui mekanisme penyelesaian sengketa pers yang sesuai dengan ketentuan.
Karena itu, pemahaman terhadap aturan jurnalistik dan mekanisme penyelesaian persoalan pemberitaan harus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan media.
Ia berharap media di Garut dapat terus berkembang dengan mengedepankan akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan dunia jurnalistik, Oleh Soleh menyatakan terbuka untuk menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan media, mulai dari media cetak, portal berita daring, media elektronik, hingga radio komunitas.
Ia berharap insan pers di Kabupaten Garut dapat memperkuat kebersamaan dan membangun wadah komunikasi yang mampu mendorong peningkatan kapasitas wartawan secara berkelanjutan.
Menurutnya, pembinaan yang terarah dapat membantu meningkatkan kompetensi jurnalistik sekaligus memperkuat peran media sebagai penyampai informasi dan pengawas sosial.
Ia juga mendorong agar komunikasi antara wakil rakyat dan insan pers tidak hanya berlangsung dalam kegiatan tertentu, tetapi dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah.
Melalui peningkatan kapasitas tersebut, media lokal diharapkan semakin mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan bertanggung jawab.
Perhatian terhadap Ancaman Siber dan Keamanan Negara
Dalam kapasitasnya sebagai anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh turut menyinggung perkembangan tantangan keamanan nasional di tengah kemajuan teknologi informasi.
Ia menjelaskan bahwa ruang lingkup Komisi I DPR RI mencakup sejumlah bidang strategis, di antaranya pertahanan, hubungan luar negeri, serta komunikasi dan informasi.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah menghadirkan tantangan baru bagi pertahanan negara. Ancaman keamanan tidak lagi hanya berkaitan dengan kekuatan militer konvensional, tetapi juga mencakup serangan dan gangguan melalui ruang siber.
Oleh karena itu, penguatan kemampuan pertahanan siber dinilai perlu menjadi bagian dari perhatian dalam menghadapi perubahan pola ancaman di era digital.
Ia turut menyinggung gagasan pembentukan matra siber sebagai salah satu wacana penguatan pertahanan nasional untuk merespons perkembangan teknologi dan ancaman keamanan modern.
Selain persoalan pertahanan, Oleh Soleh kembali menyampaikan dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Ia berharap dukungan masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina terus terjaga sebagai bagian dari kepedulian terhadap perjuangan kemanusiaan dan kemerdekaan.
Menutup pertemuan tersebut, Oleh Soleh berharap silaturahmi bersama insan pers di Kabupaten Garut dapat menjadi awal dari hubungan komunikasi yang semakin kuat antara media dan wakil rakyat.
Ia menginginkan wartawan dari berbagai platform dan wilayah memiliki ruang komunikasi untuk menyampaikan persoalan yang berkembang di masyarakat, sekaligus membantu menghubungkan aspirasi tersebut dengan pihak yang berwenang.
Menurutnya, kolaborasi yang sehat antara pers, masyarakat, dan pemerintah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.
Dengan komunikasi yang terbuka serta dukungan pemberitaan yang profesional, berbagai persoalan masyarakat diharapkan dapat lebih cepat diketahui, dikaji, dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.
.