GARUT – Rencana pelepasan kontingen Kabupaten Garut yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 batal dilaksanakan pada Senin (12/10/2026). Agenda yang semula dijadwalkan berlangsung saat upacara di Lapangan Apel Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut tersebut diundur menjadi 26 Oktober 2026.
Pengunduran jadwal pelepasan tersebut berkaitan dengan persiapan prosesi penyerahan bendera pataka Pemerintah Kabupaten Garut dari Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, kepada pimpinan kontingen, yakni Wakil Bupati Putri Karlina, yang akan memimpin kontingen Kabupaten Garut dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Hal itu disampaikan pengurus KONI Kabupaten Garut, Eutik Karyana, didampingi Agus Barkah. Menurutnya, pelepasan kontingen perlu dilaksanakan melalui prosesi resmi yang melibatkan kepala daerah sebagai bagian dari persiapan keberangkatan atlet.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, pelepasan kontingen dijadwalkan kembali pada 26 Oktober 2026, dengan harapan seluruh persiapan yang diperlukan telah rampung.
Dari sisi sarana transportasi, kendaraan untuk mendukung mobilitas kontingen disebut telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Hal tersebut sejalan dengan pelaksanaan Porprov yang merupakan agenda olahraga pemerintah daerah, sementara KONI bertindak sebagai pelaksana teknis dalam pembinaan dan pengelolaan keolahragaan.
Sementara itu, rangkaian pelaksanaan Porprov Jawa Barat 2026 akan berlangsung di sejumlah daerah. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, pembukaan dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot, Bekasi, sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Bogor.
Pengunduran jadwal pelepasan ini diharapkan memberikan waktu tambahan untuk memastikan kesiapan administrasi, koordinasi, serta kebutuhan teknis kontingen Kabupaten Garut sebelum mengikuti kompetisi.
Kontingen Garut sendiri dipersiapkan untuk membawa nama daerah dalam ajang Porprov Jawa Barat 2026. Persiapan yang matang diharapkan dapat mendukung kelancaran keberangkatan dan perjuangan para atlet dalam menghadapi pertandingan di masing-masing cabang olahraga.