GARUT – Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 akan digelar secara serentak di 101 titik lokasi di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).
Di Kabupaten Garut, pelaksanaan turnamen akan melibatkan unsur TNI, Polri serta masyarakat umum. Kegiatan ini diselenggarakan dengan mengikuti standar event Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB ORADO) dan menggunakan aturan pertandingan Law of Domino 101.
Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Garut, Asep Rahmat, mengatakan pendaftaran peserta akan dibuka mulai 10 hingga 24 September 2026. Selanjutnya, technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 25 September 2026.
“Pelaksanaan pertandingan akan digelar pada 27 September 2026 mulai pukul 08.30 WIB sampai selesai,” ujar Asep Rahmat.
Menurutnya, sosialisasi mengenai turnamen tersebut akan mulai digencarkan pada 12 September 2026. Panitia menargetkan sedikitnya 34 pasangan peserta dari unsur TNI dan Polri serta minimal 30 pasangan dari masyarakat umum.
Asep menjelaskan, jumlah peserta menjadi salah satu ketentuan penting dalam pelaksanaan turnamen. Apabila jumlah peserta berada di bawah target minimum yang telah ditentukan, pertandingan di lokasi tersebut dinyatakan batal.
“Kalau bisa mencapai 128 peserta atau dua kali dari target minimum, tentunya akan lebih baik,” katanya.
Untuk mengikuti turnamen, seluruh peserta terlebih dahulu diwajibkan mendaftarkan diri sebagai anggota atau atlet melalui website resmi PB ORADO secara daring. Setelah proses tersebut, pendaftaran sebagai peserta akan mendapatkan pendampingan dari Pengcab ORADO Kabupaten Garut bersama jajaran Kodim 0611 Garut.
Asep berharap masyarakat, khususnya para penggemar olahraga domino di Kabupaten Garut, dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berpartisipasi sekaligus menyukseskan Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan olahraga domino serta mendukung upaya pencatatan rekor MURI melalui pelaksanaan turnamen secara serentak di 101 titik di Indonesia.