Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menilai laporan keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Garut progresnya baik, meskipun ada pos yang mengalami sedikit penurunan.
” Dari laporan keuangan saya lihat ada yang naik, tapi juga ada yang bertahan, itu bahkan juga ada yang agak turun sedikit ya. Jadi arahan ke teman-teman di direksi, cobalah fokus perbaikan yang langsung mengarah kepada hal yang diperbaiki. Termasuk tadi kita nitip mengenai peningkatan jumlah sambungan rumah, karena kita akan dapat bantuan pemerintah pusat,” ungkap Bupati, usai Rapat Kuasa Pemilik Modal (KPM) Perumda Tirta Intan, Senin (04/05/2026).
Dikatakannya, dana yang ada di perusahaan milik pemerintah Daerah Garut itu, untuk melakukan ekspansi ekspansi agar ada perubahan lebih tinggi lagi terkait dengan sambungan rumah (SR). Sebab menurutnya, perusahaan air minum itu memiliki kewajiban untuk membantu Pemda dalam mencapai Solubility development cost terutama mengenai ketersediaan air untuk seluruh masyarakat.
Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut, Doktor H. Dadan Hidayatulloh, S.Ag., M.I.Pol., mengatakan, bahwa dalam masa kepemimpinannya yang belum genap satu tahun, telah berhasil menambah sekitar dua ribuan sambungan rumah baru. Namun dikarenakan terdapat jumlah SR lama pada periode Direksi lama yang harus ditutup.
” Jadi yang dulu ditahan-tahan ya sekarang enggak bisa ditahan, kalau saya tetap saja tutup fisik di lapangan ya harus tutup administrasi. Nah ketika kita sudah memperoleh sekitar mendekati 2000 SR, tapi nutupnya juga sekitar itu, ya berarti yang dulu harus ditutupi oleh pekerjaan kami yang sekarang,” tutur Dadan.
Dadan menyebut, total sambungan rumah hingga saat ini mencapai 61.722. Untuk sambungan baru diproyeksikan dari mata air Cihaneut yang ada di wilayah Kecamatan Tarogong Kaler.
” Yang dulu tidak ada air, kita dorong agar ada air dan menjadi pelanggaran,” ujarnya.
Menurutnya, dari total pelanggan sebanyak 61.722 itu, yang tergolong macet bayar hanya, di bawah 5%, dengan kondisi penagihan juga lancar. ***











































