Ratusan kader Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Garut mengikuti tes tertulis untuk bisa menjadi pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP di tingkat kecamatan
Dari total 251 kader peserta tes itu mereka terbagi dalam dua tahap. Sebanyak 62 peserta mengikuti tes tertulis pada Rabu (14/01/2025 ), sedangkan 189 lainnya telah lebih dahulu mengikuti tes tertulis ini pada awal Januari 2026 lalu.
“Tes tertulis ini sebenarnya memang bagian daripada mekanisme organisasi untuk membuat sistem meritokrasi di partai. Ya artinya kita ingin ke depan para pengurus PAC itu juga jauh lebih baik, ya terus juga melibatkan unsur-unsur yang lebih kompeten supaya kinerja kinerja partai ke depan lebih baik dan lebih maksimal,” kata Ketua DPC PDIP Garut, Ilham Faturahman, usai kegiatan Tes Tertulis Calon Pengurus PAC PDIP yang berlangsung di Sekretariat DPC PDIP, Jl. Merdeka, Garut.
Ketua DPC PDIP Garut Ilham didampingi Sekjen Dedi Hasan Bachtiar, dan Bendahara Yayan M. Sabiq (Itong), mengungkapkan, untuk tes tulis tahap pertama sendiri hingga kini belum diketahui hasilnya. Sebab yang menjadi penentu kelulusan peserta itu ranahnya DPD PDIP Jawa Barat.
“Hasilnya itu belum keluar, tapi sudah diperiksa oleh para ahli karena itu melibatkan perguruan tinggi Unpad dan Universitas Pasundan kalau tidak salah. Jadi apapun hasilnya, kita akan terima, karena ini bagian dari upaya membangun budaya meritokrasi yang jauh dari nepotisme. Ini supaya siapapun yang akan menjadi pengurus PAC itu akan lebih baik dari sebelumnya, dan itu dimulai dari tes tertulis,” tegasnya.
Sekjen DPC PDIP Garut, Dedi Hasan Bachtiar menambahkan, pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak.
“Di momen ulang tahun PDIP ke 53 ini, PDIP sangat menyadari kekuatan rakyat . Karenanya dukungan, do’a dari rakyat itu paling pokok, paling utama bagi kita. Rakyat itu sebagai arah penentu kebijakan partai PDIP ke depan,” katanya.
Karenanya lanjut Dedi, pihaknya sangat berharap berharap dukungan dari semua elemen masyarakat, kaum milenial, emak-emak, bapak-bapak dan pihak lainnya, agar partainya bisa berkiprah jadi solusi untuk rakyat dan turut membangun bangsa dan negara, wabil khusus membangun Kabupaten Garut.***











































