FaktaPasundan.id – Bandung Barat : Tim SAR gabungan kembali menemukan lima kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin (9/2). Temuan ini menambah jumlah evakuasi menjadi 99 bodypack yang sudah diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Evakuasi pada hari ke-17 operasi SAR dimulai sejak pagi hari dan fokus pada beberapa titik pencarian. Penemuan pertama terjadi sekitar pukul 09.12 WIB di Worksite A2. Selanjutnya empat bodypack lagi ditemukan di Worksite B2 pada siang hari. Semua jenazah langsung dibawa ke pos DVI untuk proses identifikasi forensik.
Menurut SAR Mission Coordinator Ade Dian Permana, dari 79 bodypack yang sudah diproses DVI, sebanyak 76 jenazah berhasil diidentifikasi dan diserahkan ke keluarga. Sementara sekitar 14 lainnya masih menunggu proses identifikasi lanjutan.
Operasi pencarian sendiri masih berlangsung meskipun status tanggap darurat bencana telah resmi dicabut beberapa hari lalu. Tim SAR gabungan, yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri dan relawan, tetap bekerja di lapangan untuk menyisir material longsor yang tebal dan medan yang sulit.
Personel di lapangan juga didukung oleh sembilan unit excavator dan sekitar 10 anjing pelacak (K-9) untuk mempercepat proses pencarian korban yang masih belum ditemukan di titik-titik rawan.
Pihak Basarnas menegaskan pencarian akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan, terutama di area yang masih berpotensi longsor susulan atau kondisi tanah yang tidak stabil. *edtr.dar











































